Dua generasi Cayenne Tampil Bareng di Dubai
- account_circle Motorev
- calendar_month Jumat, 28 Nov 2025
- print Cetak

Cayenne pertama kali diperkenalkan pada tahun 2002, SUV ini menandai langkah berani Porsche memasuki segmen baru dan berhasil membangun basis penggemar setia di berbagai negara.
Komunitas khusus pun tumbuh di seluruh dunia, tempat para penggemar dan kolektor berbagi antusiasme, bertukar pengalaman, dan memamerkan koleksi mereka.
Salah satu model klasik tersebut baru-baru ini menjalani peremajaan di departemen Sonderwunsch Porsche; Phillip Sarofim, seorang entrepreneur dan kolektor mobil, melakukan restorasi menyeluruh pada Cayenne GTS tahun 2009 miliknya hingga kembali seperti kondisi baru sekaligus diberikan personalisasi yang sangat detail.
Proyek Factory Re-Commission pertama yang melibatkan Cayenne ini menarik perhatian besar di Icons of Porsche.
Perpaduan karakter historis, tampilan off-road yang tegas dan sentuhan personalisasi modern membuatnya menjadi salah satu bintang acara. Warna eksterior Black Olive yang dipilih melalui program Paint to Sample memberikan nuansa retro yang diinginkan.
Bagian bawah bodi serta velg dilabur warna hitam doff. Di bagian interior, balutan kulit berwarna English Green (Leather to Sample) dipadukan dengan pola kain ikonik Pasha dalam Black/Olive. Detail pola tersebut hadir pada bagian tengah jok dan bahkan di dalam glove compartment, menciptakan tampilan klasik yang sangat khas Porsche.
Di sebelah model klasik yang telah ditata ulang tersebut, Porsche menampilkan Cayenne Electric terbaru untuk pertama kalinya di hadapan publik, hanya beberapa hari setelah world premiere digitalnya.
SUV listrik berteknologi mutakhir dengan tenaga hingga 1.156 PS ini juga menjadi magnet bagi para pengunjung. Konsep display dan pengoperasian Porsche Driver Experience yang baru, lengkap dengan Flow Display melengkung yang elegan, mendapat perhatian yang sama besarnya dengan performa impresif dan desain progresifnya.






- Penulis: Motorev
- Sumber: Foto : Porsche



