Hino Tularkan Budaya Keselamatan Berkendara Dengan Nestlé
- account_circle Motorev
- calendar_month Senin, 29 Sep 2025
- print Cetak

Sebagai Upaya Nestlé Indonesia memperkuat budaya keselamatan di sektor logistik dan distribusi dengan PT Hino Motors Sales Indonesia (HMSI) sebagai upaya bersama meningkatkan kompetensi pengemudi melalui program pelatihan komprehensif melalui Hino Indonesia Academy, mulai dari Driver Training Program, Training of Trainer, Technician Training Program, hingga Managerial Training Program.
Stephanie Pullings Hart, bersama dengan tim Supply Chain Nestlé Indonesia, mengunjungi Pusat Pelatihan Hino (HTSCC) untuk memperkuat kemitraan dan kolaborasi dalam meningkatkan kemampuan pengemudi.
“Di Nestlé, keselamatan tidak bisa ditawar lagi, ini adalah nilai inti yang tertanam di seluruh operasi global kami. Dengan ribuan pengemudi yang mengangkut produk kami setiap hari di berbagai wilayah geografis, kolaborasi kami dengan Hino di Indonesia merupakan contoh yang baik dalam meningkatkan keselamatan melalui kemitraan, inovasi dan pelatihan. Bersama-sama, kami membangun rantai pasokan yang lebih aman dan tangguh yang melindungi keselamatan dan memastikan kelancaran operasional,” ujar Stephanie Pullings Hart.
Tomoki Hattori, Direktur HMSI mengungkapkan “Keselamatan di jalan bukan hanya tanggung jawab pengemudi, tetapi juga seluruh ekosistem transportasi. Melalui program pelatihan di Hino Indonesia Academy, kami ingin membekali para pengemudi dengan keterampilan, pengetahuan, dan mindset yang tepat agar mereka dapat mengemudi lebih aman, efisien, dan professional.”
Fasilitas dan Program di HTSCC
HTSCC Hino, yang berdiri sejak 2022 di Purwakarta, Jawa Barat dirancang khusus sebagai pusat pelatihan keselamatan berkendara untuk kendaraan niaga. Dengan sirkuit seluas 10.000 m² dan fasilitas simulasi seperti blind spot, safety brake, parallel parking dan lainnya. HTSCC menjadi laboratorium nyata bagi para pengemudi untuk berlatih menghadapi kondisi jalan yang kompleks.
Dari 2023 hingga 2025, lebih dari 87 pengemudi transporter Nestlé telah tersertifikasi profesional sesuai standar kompetensi yang ditetapkan. Setelah mengikuti program, para pengemudi terbukti lebih memahami prosedur pengereman yang benar, inspeksi harian, serta teknik berkendara defensif.
Nestlé mewajibkan penggunaan telematika dan kamera kabin yang mendukung AI di semua truk di Indonesia dan di berbagai wilayah lainnya untuk memberikan peringatan kepada pengemudi secara real-time (seperti rasa kantuk atau gangguan) dan mengumpulkan metrik utama untuk pelatihan keselamatan jalan yang ditargetkan. Data ini juga memungkinkan program pelatihan untuk disesuaikan dengan kondisi jalan setempat.
“Tujuan utama kami adalah membangun budaya keselamatan di jalan raya dengan cara meningkatkan kompetensi pengemudi, menciptakan perjalanan yang lebih aman, dan memastikan operasional bisnis pelanggan tetap lancar,” tambah Pieter Andre, Kepala Divisi Pusat Pelatihan Hino.

- Penulis: Motorev
- Sumber: Foto : HMSI

